Generasi Peduli: Inilah Alasan Gen Z dan Milenial Pilih Karir di Perusahaan yang Peduli Sosial dan Lingkungan

Deloitte’s Gen Z and Millennial Survey adalah sebuah studi yang berfokus
pada bagaimana generasi milenial dan Gen Z melihat berbagai isu global,
termasuk tantangan di dunia kerja, kekhawatiran tentang lingkungan, serta
pentingnya kesejahteraan mental. Survei ini mengungkapkan bahwa generasi muda
lebih memilih untuk bekerja di perusahaan yang peduli terhadap isu-isu sosial
dan lingkungan. Mereka juga cenderung mengutamakan keseimbangan hidup dan
bekerja di tempat yang mendukung kesehatan mental.
Generasi ini merasa cemas tentang masa depan dan ingin organisasi tempat
mereka bekerja lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengambil keputusan
yang berdampak pada masyarakat dan lingkungan. Selain itu, mereka juga
menyoroti pentingnya inovasi dan fleksibilitas dalam bekerja, terutama di era
pasca-pandemi.
Berikut adalah poin-poin penting dari Deloitte terkait survei
Gen Z dan Milenial:
1. Kesejahteraan Mental dan Beban
Finansial
Generasi Z dan Milenial menghadapi tingkat stres yang tinggi, dengan
banyak dari mereka merasa terbebani oleh masalah keuangan. Mereka
menginginkan lebih banyak dukungan dari perusahaan dalam hal kesehatan
mental dan kesejahteraan.
Menurut
survei Deloitte pada tahun 2022, 46% milenial melaporkan bahwa mereka
merasa stres sepanjang waktu. Kesejahteraan mental menjadi salah satu
prioritas utama, dengan 44% dari mereka mengatakan bahwa mereka akan
meninggalkan pekerjaan jika kesejahteraan mental tidak didukung oleh
perusahaan.
2. Keberlanjutan dan Dampak
Lingkungan
Kedua generasi ini sangat peduli terhadap isu lingkungan. Mereka ingin
bekerja di perusahaan yang memiliki komitmen kuat terhadap keberlanjutan
dan tanggung jawab sosial.
Sebuah
survei yang dilakukan oleh Deloitte pada tahun 2021 menunjukkan bahwa 44%
dari milenial dan 49% dari Gen Z menyatakan bahwa mereka menolak pekerjaan
di perusahaan yang tidak selaras dengan nilai-nilai etika mereka, seperti
tanggung jawab lingkungan dan sosial.
3. Kepercayaan dan Kepemimpinan
Ada kekhawatiran tentang ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan perusahaan
dan pemerintah. Generasi ini ingin melihat pemimpin yang lebih transparan
dan bertanggung jawab.
Sebuah
survei oleh Edelman pada tahun 2020 menunjukkan bahwa 71% milenial
mengatakan mereka akan kehilangan kepercayaan pada pemimpin perusahaan
jika mereka merasa bahwa pemimpin tersebut tidak transparan atau tidak
konsisten dengan nilai-nilai perusahaan. Kepercayaan ini adalah kunci
untuk retensi dan keterlibatan karyawan milenial.
4. Inklusi dan Kesetaraan
Inklusi, kesetaraan, dan keragaman adalah nilai-nilai penting bagi
generasi ini. Mereka mencari tempat kerja yang menghargai dan
mempraktikkan nilai-nilai ini.
Penelitian
dari McKinsey menunjukkan bahwa milenial lebih mungkin untuk mencari
pekerjaan yang memberikan mereka rasa tujuan dan kontribusi positif
terhadap masyarakat. Mereka ingin bekerja di perusahaan yang tidak hanya
mengejar keuntungan, tetapi juga memberikan dampak positif.
5. Teknologi dan Fleksibilitas
Kerja
Ada
harapan besar bahwa teknologi akan membawa fleksibilitas yang lebih besar
dalam bekerja, seperti kebijakan kerja jarak jauh yang lebih luas.
Menurut survei yang dilakukan oleh
Deloitte pada tahun 2022, 75% milenial dan 76% Gen Z menyatakan bahwa
fleksibilitas kerja adalah faktor utama dalam memilih tempat kerja. Mereka
lebih memilih perusahaan yang menawarkan kebijakan kerja yang fleksibel,
seperti opsi kerja jarak jauh dan jam kerja yang fleksibel.
Survei ini memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat menarik dan mempertahankan bakat dari generasi ini dengan fokus pada isu-isu yang mereka anggap penting.
Kubu